Dimensi Kursi Sekolah

By | April 13, 2018

Hasil gambar untuk kursi kelas

informasi lengkap jual meja kursi belajar sekolah besi klik sini

Pendidikan adalah proses yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan potensi manusia. Masalah penting untuk dipertimbangkan, bagaimanapun, adalah yang efektif tidak terbatas pada materi instruksional yang sehat dan strategi tetapi meluas ke lingkungan yang kondusif untuk belajar. Fasilitas yang nyaman adalah kebutuhan mendesak di ruang kelas karena ketidaknyamanan dapat mengganggu kegiatan pendidikan dan berdampak negatif terhadap efektivitas sekolah sebagai lembaga belajar. Dengan persyaratan ini, ruang kelas dan elemen fisik yang membentuk lingkungan belajar (misalnya, furnitur, peralatan) telah menjadi perhatian penting bagi para desainer. Dua dari fasilitas ruang kelas yang memerlukan peningkatan adalah kursi dan meja, terutama yang digunakan oleh siswa sekolah dasar. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ukuran furnitur di sekolah dasar tidak sesuai dengan dimensi tubuh siswa. Ketidaksesuaian ini biasanya berasal dari ketinggian tempat duduk yang tidak sesuai dan ketinggian seatto-meja. Anak kelas enam hingga delapan biasanya dipaksa untuk menyesuaikan tempat duduk mereka selama kelas; ketidaknyamanan mereka membuat lingkungan tidak kondusif untuk belajar. Ketidakcocokan antara dimensi tubuh dan furnitur sekolah yang ada juga mempengaruhi kesehatan siswa, yang kemudian menyebabkan risiko cedera yang lebih tinggi di kalangan siswa sekolah dasar karena anak-anak masih berada di tahap awal pertumbuhan pada usia ini. Argumen ini didukung oleh Bennett, yang menyatakan bahwa desain peralatan belajar untuk kegiatan kelas harus mempertimbangkan risiko ergonomis fasilitas yang tidak pantas dapat hadir untuk siswa. Desain furnitur sekolah yang mengabaikan kriteria ergonomis dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal, yang akhirnya mengurangi kinerja pembelajaran. Fasilitas dan infrastruktur sekolah adalah dua komponen yang paling penting dalam sistem pendidikan. Para peneliti juga melakukan penelitian pada leher dan nyeri tulang belakang yang diderita oleh anak-anak sekolah karena furnitur sekolah yang tidak dirancang dengan tepat. Sebagaimana ditunjukkan dalam studi sebelumnya, proses pembelajaran yang bermanfaat memerlukan infrastruktur pendidikan yang memungkinkan siswa untuk belajar dengan mudah, sehingga memungkinkan mereka untuk mencapai pembelajaran maksimum dan bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa sekolah sering menggunakan furnitur yang tidak sesuai dengan antropometri siswa. Meskipun munculnya furnitur yang dapat disesuaikan, ketidakcocokan antara antropometri dan fasilitas sekolah tetap menjadi masalah.

Pentingnya pendidikan dasar secara sadar diakui di seluruh dunia, sebagaimana dibuktikan dengan meningkatnya investasi pemerintah di sektor ini selama bertahun-tahun. Peningkatan ini menunjukkan kebutuhan akan fasilitas sekolah dasar yang dirancang dengan sangat baik. Sebagaimana diindikasikan pada laporan 2009/2010 dari Departemen Pendidikan Nasional, populasi siswa sekolah dasar di Yogyakarta mencapai 300.889 siswa, didistribusikan di 1.760 sekolah dasar yang diklasifikasikan ke dalam 1.396 sekolah negeri dan 364 sekolah swasta.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dimensi siswa dengan dimensi furnitur sekolah, di sekolah dasar, dan menentukan apakah jenis furnitur ini dirancang dengan baik dan mempromosikan postur duduk yang baik di sekolah dengan mempertimbangkan dimensi anak-anak.

Sebanyak 180 (90 laki-laki dan 90 perempuan) siswa, dari tiga sekolah dasar di Thessaloniki, Yunani, berpartisipasi dalam penelitian ini. Usia mereka berkisar antara 7 hingga 12 tahun. Dimensi tubuh manusia berikut diukur: tinggi badan, tinggi siku, tinggi bahu, panjang lengan atas, tinggi lutut, tinggi poplitea dan panjang pantat-poplitea. Selain itu, dimensi diukur untuk empat jenis kursi dan lima jenis meja yang lazim di ruang kelas. Akhirnya, ukuran antropometrik siswa dan dimensi furnitur dibandingkan untuk mengidentifikasi ketidakcocokan di antara mereka.

Data menunjukkan ketidakcocokan antara dimensi tubuh siswa dan perabotan kelas yang tersedia bagi mereka. Kursi terlalu tinggi dan terlalu dalam dan meja juga terlalu tinggi untuk murid. Situasi ini memiliki efek negatif pada postur duduk anak-anak terutama ketika membaca dan menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *